Skip to content
DraconiticResearch
Search Sources API
182,469 studies31 sourcesUpdated 11 min ago
Peer-reviewedCC BYGeo-Image Journal

Estimasi Perubahan Cadangan Karbon Menggunakan Metode Stock Difference Tahun 2014–2024 di Kawasan Gunung Lawu, Tawangmangu, Jawa Tengah

  1. 1Universitas Negerti Semarang
  2. 2Universitas Negeri Semarang

Abstract

Cadangan karbon merupakan indikator penting dalam menilai kemampuan ekosistem hutan menyerap karbon dan menjaga keseimbangan iklim. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perubahan cadangan karbon di Kecamatan Tawangmangu selama periode 2014–2024 serta keterkaitannya dengan dinamika penutupan lahan. Metode yang digunakan adalah analisis spasial berbasis citra satelit dan perhitungan stock difference untuk mengestimasi total cadangan karbon pada tiap kelas tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total cadangan karbon meningkat sebesar 8,97% dalam sepuluh tahun terakhir. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh keberadaan hutan tanaman dan hutan lahan kering sekunder, yang berperan sebagai penyerap karbon tertinggi. Sebaliknya, penurunan luas pada kelas pertanian lahan kering sebesar 49,09% dan hutan sekunder 42,61% menunjukkan potensi kehilangan karbon di wilayah tertentu. Hasil uji regresi juga memperlihatkan bahwa aktivitas ekonomi berpengaruh besar terhadap dinamika tutupan lahan dengan nilai R² = 0,921.

Related

  1. Microstructure determines the difference between the mechanical properties of melanized and non‐melanized domestic pigeon feathers
    Rongjie Cheng, Esther Appel, Eberhard Haase +2
    Journal of Avian BiologyPeer-reviewedCC BYFull textCell biologyDOAJ
  2. Model-Agnostic Decomposition of the Difference in Mean Response Between Two Groups via Game-Theoretic Attribution with Minimum-Switching-Distortion Coupling
    H. Koh
    bioRxivPreprintCC BY-NC-NDFull textBioinformatics & computational biologybioRxiv
  3. Membrane affinity difference between MinD monomer and dimer is not crucial for MinD gradient formation in Bacillus subtilis
    Laura C. Bohórquez, Henrik Strahl, Davide Marenduzzo +3
    eLifePeer-reviewedCC BY10 citedGenetics & genomicsOpenAlex
  4. What difference do cash transfers make? Understanding impacts and mechanisms from cash transfer recipients and communities in Malawi and Lesotho.
    Mirela Zaneva, Josphine Hapazari, Theodora Khofi +7
    PsyArXivPreprintCC BY 4.0Full textGeneral biologyPsychiatry & mental healthOSF
  5. Establishing the Minimal Clinically Important Difference (MCID) for Smartphone-Derived Gait Measures in Multiple Sclerosis
    Mike D Rinderknecht, Bernhard Fehlmann, Dimitar Stanev +7
    arXivPreprintCC BY-NC-ND 4.0Full textBioinformatics & computational biologyBiological & medical physicsarXiv
BibTeX
@article{prasetyo2026estimasi,
  title = {{Estimasi Perubahan Cadangan Karbon Menggunakan Metode Stock Difference Tahun 2014–2024 di Kawasan Gunung Lawu, Tawangmangu, Jawa Tengah}},
  author = {Fifi Prasetyo and Wahyu Setyaningsih and Heri Tjahjono},
  journal = {Geo-Image Journal},
  year = {2026},
  month = aug,
  doi = {10.15294/geoimage.v15i2.65710},
  url = {https://doi.org/10.15294/geoimage.v15i2.65710},
  note = {CC BY},
}
RIS
TY  - JOUR
TI  - Estimasi Perubahan Cadangan Karbon Menggunakan Metode Stock Difference Tahun 2014–2024 di Kawasan Gunung Lawu, Tawangmangu, Jawa Tengah
AU  - Fifi Prasetyo
AU  - Wahyu Setyaningsih
AU  - Heri Tjahjono
PY  - 2026
DA  - 2026/08/01
JO  - Geo-Image Journal
DO  - 10.15294/geoimage.v15i2.65710
UR  - https://doi.org/10.15294/geoimage.v15i2.65710
AB  - Cadangan karbon merupakan indikator penting dalam menilai kemampuan ekosistem hutan menyerap karbon dan menjaga keseimbangan iklim. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perubahan cadangan karbon di Kecamatan Tawangmangu selama periode 2014–2024 serta keterkaitannya dengan dinamika penutupan lahan. Metode yang digunakan adalah analisis spasial berbasis citra satelit dan perhitungan stock difference untuk mengestimasi total cadangan karbon pada tiap kelas tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total cadangan karbon meningkat sebesar 8,97% dalam sepuluh tahun terakhir. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh keberadaan hutan tanaman dan hutan lahan kering sekunder, yang berperan sebagai penyerap karbon tertinggi. Sebaliknya, penurunan luas pada kelas pertanian lahan kering sebesar 49,09% dan hutan sekunder 42,61% menunjukkan potensi kehilangan karbon di wilayah tertentu. Hasil uji regresi juga memperlihatkan bahwa aktivitas ekonomi berpengaruh besar terhadap dinamika tutupan lahan dengan nilai R² = 0,921.
SN  - 2252-6285
SN  - 2549-0362
ER  -