Skip to content
DraconiticResearch
Search Sources API
181,686 studies31 sourcesUpdated 21 min ago
Peer-reviewedCC BYNutrizione

Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Citra Tubuh dan Gangguan Makan pada Remaja

  1. 1Prodi Gizi, Universitas Negeri Semarang

Abstract

Masa remaja adalah periode yang penuh perubahan, sehingga membuat mereka lebih rentan terhadap masalah citra tubuh dan gangguan makan. Tekanan dari lingkungan sosial, perubahan biologis, serta paparan media sosial berbasis visual, seperti Instagram dan TikTok, sering kali memicu perbandingan diri dengan standar tubuh ideal yang tidak realistis. Kondisi ini dapat menimbulkan ketidakpuasan tubuh dan berujung pada perilaku makan yang tidak sehat. Walaupun sudah banyak penelitian yang menelaah keterkaitan penggunaan media sosial dengan persepsi citra tubuh serta risiko gangguan makan, hasil yang diperoleh masih beragam. Oleh karena itu, tinjauan literatur ini dilakukan untuk memahami lebih jauh hubungan tersebut sekaligus melihat implikasinya bagi upaya pencegahan dan promosi kesehatan mental remaja. Artikel-artikel yang ditelaah berasal dari PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar, dengan rentang publikasi 2015–2025 dalam bahasa Indonesia maupun Inggris. Hasil telaah menunjukkan hubungan yang cukup kompleks. Sebagian besar penelitian menemukan bahwa penggunaan media sosial dengan intensitas tinggi, terutama Instagram, berkaitan erat dengan citra tubuh negatif, sementara sebagian kecil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang berarti atau bahkan dampak yang bercampur antara positif dan negatif. Secara umum, literatur menunjukkan bahwa citra tubuh negatif berhubungan kuat dengan munculnya gangguan makan. Kesimpulannya, intensitas penggunaan media sosial dapat memengaruhi citra tubuh remaja dan meningkatkan risiko gangguan makan. Oleh sebab itu, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan remaja sangat penting untuk memperkuat literasi digital, menumbuhkan citra tubuh yang sehat, serta mencegah gangguan makan.

Related

  1. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri
    Adhining Kartika Assyifa
    NutrizionePeer-reviewedCC BYFull textObstetrics, gynaecology & paediatricsDOAJ
  2. Hubungan Asupan Karbohidrat, Kadar Glukosa Darah, dan Komposisi Tubuh dengan Tingkat VO2 Max pada Anggota UKM Futsal UNESA
    Salsabila Rana Dewi
    NutrizionePeer-reviewedCC BYFull textEndocrinology & metabolismDOAJ
  3. Hubungan Asupan Protein, Kebiasaan Merokok, Konsumsi Alkohol, dan Status Hidrasi dengan Tingkat VO2 Max Atlet Futsal Mahasiswa di Surabaya
    Vanda Eka Shafira
    NutrizionePeer-reviewedCC BYFull textSurgery & anaesthesiaDOAJ
  4. Peran Orang Tua dalam Membangun Pertemanan Positif pada Remaja
    Dwi Hardani Oktawirawan
    PsyArXivPreprintCC BY 4.0Full textEvolutionary biologyPsychiatry & mental healthOSF
  5. Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif, Kecukupan Energi dan Zat Gizi Makro Terhadap Status Gizi Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi
    Nawang Dwi Retno, Amalia Ruhana
    NutrizionePeer-reviewedCC BYFull textObstetrics, gynaecology & paediatricsDOAJ
BibTeX
@article{arinda2026hubungan,
  title = {{Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Citra Tubuh dan Gangguan Makan pada Remaja}},
  author = {Sonia Arinda},
  journal = {Nutrizione},
  year = {2026},
  month = jun,
  doi = {10.15294/nutrizione.v6i1.32616},
  url = {https://doi.org/10.15294/nutrizione.v6i1.32616},
  note = {CC BY},
}
RIS
TY  - JOUR
TI  - Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Citra Tubuh dan Gangguan Makan pada Remaja
AU  - Sonia Arinda
PY  - 2026
DA  - 2026/06/01
JO  - Nutrizione
DO  - 10.15294/nutrizione.v6i1.32616
UR  - https://doi.org/10.15294/nutrizione.v6i1.32616
AB  - Masa remaja adalah periode yang penuh perubahan, sehingga membuat mereka lebih rentan terhadap masalah citra tubuh dan gangguan makan. Tekanan dari lingkungan sosial, perubahan biologis, serta paparan media sosial berbasis visual, seperti Instagram dan TikTok, sering kali memicu perbandingan diri dengan standar tubuh ideal yang tidak realistis. Kondisi ini dapat menimbulkan ketidakpuasan tubuh dan berujung pada perilaku makan yang tidak sehat. Walaupun sudah banyak penelitian yang menelaah keterkaitan penggunaan media sosial dengan persepsi citra tubuh serta risiko gangguan makan, hasil yang diperoleh masih beragam. Oleh karena itu, tinjauan literatur ini dilakukan untuk memahami lebih jauh hubungan tersebut sekaligus melihat implikasinya bagi upaya pencegahan dan promosi kesehatan mental remaja. Artikel-artikel yang ditelaah berasal dari PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar, dengan rentang publikasi 2015–2025 dalam bahasa Indonesia maupun Inggris. Hasil telaah menunjukkan hubungan yang cukup kompleks. Sebagian besar penelitian menemukan bahwa penggunaan media sosial dengan intensitas tinggi, terutama Instagram, berkaitan erat dengan citra tubuh negatif, sementara sebagian kecil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang berarti atau bahkan dampak yang bercampur antara positif dan negatif. Secara umum, literatur menunjukkan bahwa citra tubuh negatif berhubungan kuat dengan munculnya gangguan makan. Kesimpulannya, intensitas penggunaan media sosial dapat memengaruhi citra tubuh remaja dan meningkatkan risiko gangguan makan. Oleh sebab itu, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan remaja sangat penting untuk memperkuat literasi digital, menumbuhkan citra tubuh yang sehat, serta mencegah gangguan makan.
SN  - 2807-307X
SN  - 2807-5005
ER  -